← Semua resep

Kari Ayam Medan

Sumatera Utara55 menit · 5 porsi · Menengah

Kari Ayam Medan — siap saji
Isi resep
  1. Pengantar
  2. Persiapan & memasak
  3. Peralatan yang dibutuhkan
  4. Bahan-bahan
  5. Cara membuat
  6. Tips dapur
  7. Sajikan bersama
  8. Cara menyimpan
  9. Kesalahan yang sering terjadi

Pengantar

Kari ayam Medan kaya rempah dengan kuah santan kental dan kentang. Aromanya sangat harum saat bumbu pecah minyak.

Pakai bubuk kari berkualitas plus rempah basah. Tumis hingga benar-benar matang sebelum menambah santan.

Cocok dengan roti canai atau nasi putih. Anak-anak biasanya suka kuahnya yang gurih.

Persiapan & memasak

  • Persiapan20 menit
  • Memasak35 menit
  • Total55 menit
  • Porsi5 porsi
  • TingkatMenengah

Peralatan yang dibutuhkan

  • wajan tebal
  • blender
  • sendok kayu

Bahan-bahan

  • 1 ekor ayam, potong
  • 2 buah kentang, potong, goreng singkat
  • 700 ml santan
  • Bumbu: 10 bawang merah, 5 bawang putih, 4 cabai merah, 3 cm jahe, 2 cm kunyit, 2 sdm bubuk kari, 1 sdt ketumbar, 1/2 sdt jinten, 1/2 sdt pala
  • 2 batang serai
  • 2 lembar daun kari (opsional)
  • 2 sdt garam
  • 1 sdt gula
  • 4 sdm minyak

Cara membuat

  1. Haluskan bumbu basah. Tumis dengan minyak hingga harum, masukkan bubuk kari.
  2. Masak bumbu hingga pecah minyak dan aroma kari keluar sempurna.
  3. Masukkan ayam, aduk hingga terselimuti bumbu dan berubah warna.
  4. Tuang santan, masukkan serai dan daun kari. Bumbui garam dan gula.
  5. Masak api sedang hingga ayam empuk. Masukkan kentang goreng singkat.
  6. Masak hingga kuah mengental. Sajikan dengan nasi atau roti canai.

Tips dapur

  • Pecah minyak pada bumbu membuat kari lebih wangi.
  • Jangan buru-buru tuang santan sebelum bumbu matang.
  • Kentang digoreng dulu agar tidak hancur.
  • Kari lebih enak keesokan hari.

Sajikan bersama

  • nasi putih
  • roti canai
  • acar
  • kerupuk

Cara menyimpan

Tahan 2–3 hari di kulkas. Panaskan api kecil. Boleh dibekukan tanpa kentang.

Kesalahan yang sering terjadi

  • Bumbu kari kurang ditumis hingga bau mentah.
  • Santan pecah karena api besar.
  • Terlalu banyak bubuk kari hingga pahit.