Gulai Kambing
Isi resep
Pengantar
Gulai kambing sering muncul di hari besar atau jamuan. Kuah santannya kaya rempah, dagingnya empuk, dan aromanya mengisi dapur dengan wangi yang khas.
Yang paling penting untuk Ibu rumah tangga: rebus pertama untuk menghilangkan bau prengus. Setelah itu baru dimasak dengan bumbu dan santan.
Masak api kecil agar daging empuk tanpa membuat santan pecah. Sabar sedikit, hasilnya sepadan.
Persiapan & memasak
- Persiapan25 menit
- Memasak1 jam 35 menit
- Total2 jam
- Porsi6 porsi
- TingkatMenengah
Peralatan yang dibutuhkan
- panci besar
- wajan
- blender
- sendok kayu
- pisau
Bahan-bahan
- 1 kg daging kambing (bisa campur tulang), potong sedang
- 800 ml santan (dari 1 butir kelapa atau kemasan)
- Bumbu halus:
- 10 siung bawang merah
- 5 siung bawang putih
- 5 cabai merah
- 3 cm kunyit
- 3 cm jahe
- 2 cm lengkuas
- 4 butir kemiri
- 1 sdt ketumbar
- 1/2 sdt jinten
- 1/2 sdt pala bubuk
- 2 batang serai, geprek
- 2 lembar daun kunyit
- 3 lembar daun jeruk
- 2 buah asam kandis
- 2 sdt garam
- 1 sdt gula merah
Cara membuat
- Rebus daging kambing dengan air dan sedikit jahe atau daun jeruk hingga mendidih. Buang air pertama. Bilas daging.
- Rebus lagi dengan air bersih hingga setengah empuk. Sisihkan bersama sedikit kaldunya.
- Haluskan bumbu, tumis hingga harum dan pecah minyak bersama serai, daun kunyit, dan daun jeruk.
- Masukkan daging, aduk rata agar terselimuti bumbu.
- Tuang santan dan sedikit kaldu. Masukkan asam kandis, garam, dan gula. Masak api kecil.
- Masak hingga daging empuk dan kuah berasa, sekitar 45–60 menit. Aduk sesekali.
- Cicipi, koreksi garam. Sajikan hangat.
Tips dapur
- Rebus pertama wajib untuk mengurangi bau amis/prengus.
- Jangan biarkan santan mendidih terlalu deras.
- Tambah kentang atau tahu jika ingin volume lebih banyak.
- Diamkan 15 menit sebelum disajikan agar bumbu lebih meresap.
Sajikan bersama
- nasi putih
- acar timun bawang
- sambal hijau
- kerupuk
Cara menyimpan
Simpan di kulkas 2–3 hari. Panaskan api kecil sambil diaduk. Boleh dibekukan hingga 2 minggu.
Kesalahan yang sering terjadi
- Melewatkan rebus pertama sehingga gulai masih berbau.
- Api besar membuat santan pecah dan daging keras.
- Kurang asam kandis hingga rasa kurang nancep.