Dendeng Balado
Isi resep
Pengantar
Dendeng balado adalah lauk Minang berupa irisan daging yang digoreng kering lalu dilumuri sambal balado merah. Rasanya pedas manis gurih dan awet.
Iris daging selurus dan setipis mungkin agar matang merata. Bisa dilunakkan dengan digeprek setelah digoreng (dendeng batokok).
Sambal balado ditumis hingga minyak keluar dan cabai benar-benar matang.
Persiapan & memasak
- Persiapan25 menit
- Memasak45 menit
- Total70 menit
- Porsi5 porsi
- TingkatMenengah
Peralatan yang dibutuhkan
- pisau tajam
- wajan
- blender
- palu daging (opsional)
Bahan-bahan
- 600 g daging sapi, iris tipis memanjang
- Bumbu lumur: 4 siung bawang putih, 1 sdt ketumbar, 1 sdt garam
- Sambal balado: 15 cabai merah, 5 cabai rawit, 8 bawang merah, 3 bawang putih, 2 tomat, 1 sdt garam, 1 sdt gula, 4 sdm minyak
- Minyak untuk menggoreng daging
Cara membuat
- Iris daging tipis memanjang. Lumuri bawang putih, ketumbar, dan garam. Diamkan 30 menit.
- Goreng daging api sedang hingga kering dan kecokelatan. Tiriskan.
- Geprek tipis dengan ulekan atau palu daging bila suka tekstur dendeng batokok.
- Siapkan balado: tumis cabai, bawang, dan tomat hingga matang dan minyak keluar.
- Masukkan dendeng ke balado. Aduk rata hingga terselimuti merata.
- Angkat. Sajikan dengan nasi hangat dan lalapan.
Tips dapur
- Iris selurus mungkin agar matang merata.
- Goreng hingga cukup kering agar awet.
- Balado harus matang agar tidak pahit dan amis.
- Simpan di toples setelah dingin.
Sajikan bersama
- nasi putih
- lalapan
- telur dadar
- sayur daun singkong
Cara menyimpan
Setelah dingin, simpan di toples kulkas hingga 1 minggu. Panaskan sebentar di wajan.
Kesalahan yang sering terjadi
- Irisan terlalu tebal hingga sulit kering.
- Balado kurang matang.
- Terlalu banyak minyak pada sambal.